SATRADIO ADS

Slider

Udah Nonton Belum ?

Hot News

Technology

Life & style

Games

KOMEDI

My Picture's

Saling Jegal dan Pilih-Pilih

Sudah lama tak berkunjung ke blog ini, sekalinya berkunjung ane disentil diputing gan sama admin nya, karena sudah lama tak menelurkan satu posting pun disini. 

Pada masih inget dengan rencana anggota dewan yang mau bangun gedung baru, yang lengkap dengan kolam renang dan segala fasilitasnya? Andai saja gedung itu jadi dibangun, bisa dihitung berapa hotel bintang lima yang akan gulung tikar karena fasilitasnya yang sama bahkan mungkin diatas fasilitas hotel bintang lima. Gedung gak jadi dibangun, jangan sedih kaka..., toilet gedung DPR yang sekarang direnovasi dan menghabiskan biaya 2M. Sebentar, itu renovasi toilet apa buat rumah? Toilet yang direnovasi tepatnya di gedung nusantara satu. Jumlah toilet yang direnovasi adalah 20 buah. Nah lu itung dah tuh budget buat satu toilet berapa? Apaaaa...?? Yoi! 100 juta saja. Satu toilet 100 juta. Sebenarnya di toilet itu ada apa saja sih selain closet dan wastafel? Mungkin mau ditambahin bath tub, sekalian buat mandi anggota dewan. Kan kalo sidang paripurna sampe tengah malem, jadi lupa mandi. Atau jangan-jangan mau bikin "toilet yang mengerti anda". Jadi, ketika beres buang air besar ada yang nyebokin. Tapi nyebokinnya pake garpu. huehehehe, perih-perih dah lu.. Terus, closet-nya mengeluarkan suara, "terimakasih kaka..., selamat datang kembali.."

maket rencana gedung baru DPR



Sekarang giliran KPK yang mau bangun gedung baru. Gedung yang letaknya di daerah Kuningan, Jaksel ini sudah tidak muat menampung pegawaii yang jumlahnya 600 orang. Sedangkan kapasitas gedung hanya 300 orang. Kabarnya, gedung baru KPK ini juga "dipersulit" sama DPR. Semacam balas dendam gitu deh bro, katanya dulu waktu DPR mau bangun gedung baru. KPK juga menjegal agar tidak jadi dibangun. Malahan sekarang ada gerakan donasi "koin untuk gedung baru KPK" yang menurut info terbaru sudah terkumpul 135 juta lebih. Lumayan lah, seharga renovasi satu toilet. haahahahaha...


Gedung KPK



Gak menutup kemungkinan juga sih, proyek gedung baru KPK ini bakalan dikorupsi. Jangan lupa bung! ini Indonesia. Lembaga Agama saja bisa melakukan korupsi, yang jelas-jelas tahu itu perbuatan dilarang agama. Pengadaan Al-Quran saja dananya dikorupsi dan ada penyuapan segala. Ternyata, tersangkanya adalah anggota Banggar (badaan anggaran) DPR *alamaaak, jadi anggota dewan cuma mau korupsi*.

Masih pada inget kan klo Lady Gaga dilarang tampil di Indonesia? Yang katanya Lady Gaga adalah pemuja setan dan penampilannya terlalu erotis dan pornografi. Sekarang klo dia denger berita ini, mungkin dia pasti ketawa geli dan berkata "masih mending gw muja setan daripada lu, duit buat kitab suci dikorupsi". 


Disini anehnya, ormas yang selalu hits dan trending topic itu kok adem ayem aja ya ada berita duit pengadaan Al-Quran dikorupsi. Mungkin pelaku korupsinya gak erotis dan gak mengandung pornografi. Pelakunya mungkin pake sarung dan peci putih juga. *eeeeeaaaaa... hahahaha*


Jangan berulang

Selamat hari raya Idul Fitri 1432 H, gw selaku penulis di blog ini dan mungkin juga mewakili penulis yang lain (red: Raja ) dan admin (red: mas Nugroho) mengucapkan minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin.

Ngomongin soal lebaran, seru ya penentuan 1 syawal di negeri ini. Semua ormas islam melakukan penentuan hilal atau masuknya bulan baru dengan metode mereka masing-masing. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini juga terjadi perbedaan penentuan jatuhnya 1 syawal. Muhammadiyah menentukan 1 syawal itu jatuh di tangal 30 Agustus dan pemerintah menentukan 1 syawal jatuh tanggal 31 Agustus, sama dengan penentuan dari NU. Gw disini gak menyalahkan dan tidak menuduh siapa yang benar. Semuanya punya metode masing-masing. Ada yang menggunakan Rukyah dan Hisab. Tapi gw menyayangkan sampai terjadi perbedaan seperti ini. Perbedaan sekali dua kali, mungkin bagi gw masih ditolerir. Tapi, lebaran ini adalah lebaran ke tiga kalinya gw mengalami perbedaan 1 syawal. Setiap terjadinya perbedaan, selalu diiringi dengan kata-kata "Dengan adanya perbedaan ini, tidak memecah belah umat muslim". Maaann..!! apakah gak ada jalan tengah  antara Muhammadiyah dan NU dalam menentukan 1 syawal? Apakah dari kedua belah pihak tidak ada niatan untuk duduk bersama membicarakan hal ini?

Masa iya sih, dalam satu negara harus menunggu sekian puluh titik daerah yang ditunjuk untuk melihat hilal mengatakan "iya saya melihat hilal" Kalau seperti itu, sama aja seperti gw berada di Jakarta Selatan gak akan berbuka puasa walaupun di Jakarta Timur sudah adzan. Karena dalam 1 syawal 1432 H kemaren, hilal sudah tampak di daerah Cakung,yang berarti 1 syawal jatuh di hari Selasa. Info klik disni. Sekarang karena sudah berjalan, kita hanya bisa melihat dan menghitung. Jika 1 syawal jatuh di hari Selasa, maka di tanggal 15 Syawal bulan memasuki bulan purnama. Kalau belum, atau mungkin besoknya baru memasuki purnama. Maka 1 syawal jatuh di haru Rabu. :)

sasaran terkunci gan :p






SKETSA SANG PENULIS

TERIMAKASIH KEPADA 
SANG PENULIS BLOG INI
(ada yang berminat merangkai kata di blog ini lagi?)




Dihatikuuu..

Selain menyimak berita duet fenomenal Anang-Ashanti yang baru saja kembali dari Korea usai pembuatan video klip. Atau, berita tentang foto panas Syahrini yg tersebar luas di internet dan sampai pada pasangan duet baru Asmirandah-Dude Herlino. Lalu bagaimana pasangan duet SBY-Boediono? Sepertinya SBY lebih sibuk muncul di tipi dan Boediono lebih banyak off the record. Sampai ada muncul joke, apakah kita punya wakil presiden? :p

Gimana dengan kisruh PSSI? Ah, ya gitulah.. Kelompok 78 ngotot, Komite Normalisasi jg keukeuh sukeukeuh berpegang pada perintah FIFA. Masih untung Indonesia gak kena sanksi dari FIFA, kalau sampai kena sanksi. Gak ada tuh sorak sorai "Garuda Di Dadaku" di stadion.

Melinda Dee? Kabarnya kena radang payudara, bahkan sempat diisukan payudaranya meletus *blaaarrr..!!* Mungkin meletusnya waktu mau disuntik, dokternya salah suntik..hehehe

Geser dikit ah ke Nyunyun.. Alias Nunun Nurbaeti, yang tidak lain dak tidak bukan istri dari mantan Wakapolri Adang Daradjatun. Nunun ditetapkan sebagai tersangka kasus suap cek pelawat DGS-BI. Nunun sekarang tenar. Biodata lengkap dan fotonya terpajang di situs interpol dan ditetapkan sebagai orang paling dicari di 188 Negara. Sebenarnya gampang aja kok nyari si Nunun ini. Seperti iklan mie instan? Nah tanya aja sama suaminya.

"Pak Adang, Bu Nunun dimana ya?

Maka Pak Adang akan menjawab, "dihatikuuu.."



nyunyun oh nyunyun


Sebagai MANTAN WAKAPOLRI, Adang Daradjatun seharusnya memberitahu dimana keberadaan separuh jiwanya itu klo kata Anang Hermansyah. Percuma Adang  berkoar-koar dan membela klo Nunun tidak bersalah, karena semuanya harus dibuktikan di pengadilan dan hukum.

Email resmi dan (katanya) studi banding



Helloo guys..! gimana kabar kalian selama ini? Gw sih baik-baik aja, lagi hectic. Penulis yang satunya alias reborn juga baik-baik aja (katanya), tapi lagi kreatifitas dia lagi tumpul. Ada yang mau minjemin dia rautan, buat mempertajam kreatifitasnya?? huhehehehe. Oh iya, gw mau nyinyir nih, tapi gak mau nyindir. Klo ada yg tersindir, kan gw udah bilang GAK MAU NYINDIR, CUMA MAU NYINYIR..:p

Video di atas adalah suatu adegan dimana anggota dewan (yang katanya) terhormat sedang kunjungan ke Ausralia dan ditanya alamat email resmi oleh PPIA atau Persatuan Pelajar Indonesia-Australia. Dari awal, PPIA sudah tidak menyetujui kunjungan Komisi 8 ke Australia. Karena kunjungan mereka ke Australia untuk membahas RUU Fakir Miskin, tetapi tidak mengunjungi daerah Northen Teritory (NT). Padahal daerah tersebut merupakan konsentrasi penduduk miskin terbanyak di Australia. Nah kan, dari awal sudah gak bener kan kunjungannya. Mau merancang RUU Fakir Miskin tapi tidak mengunjungi daerah termiskin. Yang gw heran, kenapa harus kunjungan luar negerinya ke Eropa atau Australia. Gak usah jauh-jauh, kita masih kalah sama Singapura dan Malaysia, kenapa gak belajar dari mereka saja..??

Waktu PPIA menanyakan alamat email resmi Komisi 8 DPR RI, tak ada satupun yang bisa menjawab. Mereka berkelit nanti staff kami akan memberikan dibelakang. Salah satu penanya kayaknya ngotot pengen dijawab saat itu juga, sampe akhirnya ada yang menjawab "komisidelapanatyahoodotcom" whaaatt...???!!! menggunakan jasa layanan email gratis?? DPR RI itu Parlemen Tertinggi di Indonesia. Kalau menggunakan jasa layanan email gratis, bukankah akan mudah disambangi virus lewat spam dan akan merusak sistem di DPR. Dengan penyebutan alamat email seperti di atas banyak penjabarannya.
1. komisi-delapan@yahoo.com
2. komisi8@yahoo.com
3. komisidelapan@yahoo.com
4. komisiVII@yahoo.com
5. komisi-d3L4p4N@yahoo.com --> versi 4L4Y f0R3v3R

YANG MAU NYOBA KIRIM EMAIL KE ALAMAT DI ATAS DIPERSILAHKA LHO..!!  hehehe

Mungkin kata gw, kunjungan anggota dewan ini sangat bermakna dan menjadi pembelajaran. Sebelum berangkat, anggota harus dibekali dengan pengetahuan "ALAMAT EMAIL RESMI" kalau ada yang bertanya bisa dijawab. Dan mungkin sekembalinya dari Australia, Komisi 8 langsung bikin email atau mencari tahu apa itu email?? hehehehe

Masih panas berita komisi 8, komisi 10 juga gak mau kalah eksis. Komisi 10 mengaku mengunjungi Estadio Bernabeu di Madrid. Siapa yang gak tahu Stadion kebanggan Madridista dan markas besar El Real ini, sampai anggota dewan kita pun kepincut lho..*mesem aah..* Jangan sedih kakaaa... mereka gak cuma mengunjungi stadion Real Madrid. Kurang afdhol lo udah sampe Spanyol gak berkunjung ke Barcelona. Masuklah mereka ke Stadion Nou Camp, markas besar club catalan Barcelona. Rombongan ini melakukan kunjungan kerja untuk belajar dan melihat fasilitas olahraga, perpustakaan, pendidikan, dan wisata. 

Hwaaaa...!! kenapa harus ke Eropa??? kenapa gak mengunjungi daerah yang memang fasilitasnya jauh dari fasilitas yang ada di Kota Jakarta. Kan sama aja belajar tho, belajar gimana biar pembangunan merata di setiap daerah. Perbandingan fasilitas negara ini dengan fasilitas di negeri eropah sono masih antara bumi dan langit. Masa reses anggota dewan, lebih banyak digunakan untuk kunjungan ke luar negeri dengan judul kunjungan resmi. Tapi sampai di tempat, jadi "shopping dan jalan-jalan resmi". 

Yang dipake kunjungan luar negeri kan dari duit anggaran negara, duit anggaran negara dari pajak dibayarkan rakyat, pajak yg dibayarkan itu duit gw.., duit aing eta mah duit aiiiiiiing...!!!

Udahan ah nyinyir-nya. Gw gak mau makin keriting jari gw dan keyboard hancur karena makin lama ngetik makin esmosi jiwa.. huhahahaha

babak belur PSSI

Halo semua para pecinta berita yang dibicarakan secara gosip. Digosok makin panas lah pokoknya! huehehe. Sudah lama ya gak update blog ini. Maklum saja, gw lagi gak ada mood buat nyiyirin berita yang ada dan penulis satu lagi yaitu si raja baru saja kembali ke blogsphere setelah bertapa hampir 3 bulan kayaknya..

Baiklah, sekarang gw mau membahas yang lagi panas. Ini babak baru bukan babak tambahan lagi. Apa itu? Yap! apa lagi kalau bukan PSSI. Organisasi ini banyak musuhnya sekarang. Ups! bukan organisasinya, tapi pengurusnya yang public enemy banget. Ke-enakan di atas (emang di atas itu enak ya? hehe) sampe lupa dan pada gak mau turun. Ketua dan Sekjen PSSI adalah duet maut, duet yang mungkin bisa mengantarkan mereka ke maut kalau mereka tetap mencalonkan diri di Kongres PSSI dalam pemilihan kepengurusan baru PSSI. Tunggu dulu, Nurdin Halid mencalonkan diri saja sudah mengantarkan maut apalagi kalau kepilih jadi Ketua Umum, menjemput maut namanya. Mungkin 95% persen rakyat di negeri ini khususnya pecinta sepak bola tahu gimana kinerja si NH ini. Mulai dari tetep keukeuh binti sukeukeuh menjabat Ketua PSSI saat mendekam di penjara. Aneh ya? Narapidana masih bisa menjabat posisi Eksekutif.


PSSI diabawah Nurdin Halid me-mengsong-kan statuta FIFA. Pengurus PSSI yang sekarang apakah sebodoh itu tentang bahasa Inggris. Jelas statuta FIFA pasal 32 ayat 4 menyebutkan ‘The members of the Executive Committee… must not have been previously found guilty of a criminal offence.’   

Dimana artinya "anggota komite eksekutif tidak boleh pernah dinyatakan bersalah atas tindakan kriminal"

Tapi sama PSSI itu statuta di-mengsong-kan jadi "anggota komite eksekutif tidak sedang terjerat kasus kriminal atau hukum"

Orang Indonesia gak sebodoh itu kan dalam mengartikan bahasa inggris?? Mungkin pengecualian buat pengurus PSSI yang sekarang. Sekarang Menpora Andi Mallarangeng disini mengatasnamakan pemerintah tidak mengakui PSSI dibawah kepengurusan Nurdin Halid dan kroco-kroconya. Disinilah kehebatan kepengurusan PSSI. Ketika pemerintah melarang dan berusaha untuk ikut campur, maka PSSI akan berkelit dengan membawa aturan FIFA klo organisasi sepak bola suatu negara tidak boleh dicampuri sama pemerintah. Tapi ketika FIFA mempersulit, PSSI akan mengibarkan bendera merah putih. Ah, pandai sekali bukan..hehehe


Pada dasarnya, pemerintah tidak boleh ikut campur dalam kepengurusan di PSSI. Tapi Indonesian Super League (ISL) liga dibawah naungan PSSI menggunakan dana APBN dan APBD yang ujung-ujungnya masuk ke kantong PSSI juga. Lihat kan?? Pemerintah gak boleh ikut campur, tapi dana buat kegiatan minta dari pemerintah. Kenapa si NH ini gak minta sama babehnya alias si Ical.

Kongres di Riau kemarin dibatalkan sepihak oleh kepengurusan PSSI yang sekarang dan mengatakan klo pembatalan itu adalah permintaan dari FIFA. Dan lu tahu apa?? Gw baca di Editorial Media Indonesia pagi tadi, kalau FIFA tidak pernah membatalkan kongres. Bahkan tim pemantau dari FIFA dan AFC dihalang-halangi untuk masuk ke kongres. Satu lagi yang gw heran, kenapa kongres harus tertutup untuk umum?? Sidang MPR / DPR saja tebuka untuk media elektronik walopun prnah terjadi adegan pukul-pukulan. Hihihi, anggota dewan kita ternyata preman euy..! :D

acara lawak di tipi pun kalah lucu

helo..helo..! ketemu lagi kan..hehehe. Gimana kabar kalian? Sehat kan? udah siap untuk bergosip? Eh, bukan gosip dink tepatnya. Mungkin lebih ke membahas dan berdiskusi menurut pandangan penulis dan pembaca silahkan menanggapi. Bebas..:) 

Udah pada tahu kan klo artis terbaru alias the rising star om Gayus Tambunan sudah divonis 7 tahun penjara plus denda 300 juta. Lebih ringan 13 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yaitu 20 tahun plus denda 500 juta (klo gak salah). Well, klo ditelusuri ke belakang si Gayus ini ternyata total korupsinya klo gak salah mencapai sekitar 1.7 triliun. Dan sekarang Gayus divonis cuma 7 tahun dan denda 300 juta. Ini belum dipotong masa tanahan lho ya.. Klo sudah dipotong masa tahanan, Gayus ditahan cuma 7 tahun kurang. Belum nanti waktu hari kemerdekaan dan hari raya idul fitri saat pemerintah bagi-bagi remisi. Klo Gayus dapet remisi bisa semaki berkurang lagi masa tahanan dia. Gw jadi mikir, klo gw nyolong duit seratus ribu, gw akan mendekam di penjara cuma beberapa menit..! hehehe..

Tapi ada yang aneh waktu selesai vonis kemaren. Apa itu?? jrenk..jrenk..!! Gayus dengan lantang klo Ditjen dan Direktur Pajak juga terlibat. Bahkan Jaksa Cirus Sinaga juga ikut terseret. Labih lucunya lagi, tim mafia hukum dibilang gak becus kerjanya. Pake ada pengalihan isu soal Gayus ke Bali dan meng-upload foto paspor yang dipake Gayus jalan-jalan ke luar negeri ke twitter. Kenapa gw bilang lucu? Karena, Gayus baru ngomong setelah divonis dan itu diluar persidangan yang seharusnya diungkapkan waktu persidangan. Testimoni Gayus selesai peradilan membawa babak baru, kasus mantan ketua KPK Antasari Azhar ditinjau kembali karena Gayus juga menyebut mantan KPK itu.


Dagelan yang kedua adalah orang nomor satu di negeri ini curhat soal gajinya yang tidak naik. Pidato yang disampaikan esbeye di Rapim TNI dan Polri di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/1/2011). Memang ditujukan untuk para prajurit dan anggota polri yang akan dinaikkan gajinya oleh pemerintah demi kesejahteraan. Tapi, gw melihat cara penyampaiannya yang sedikit curhat seperti berharap klo pak esbeye juga mau gajinya dinaikkan. "Sampaikan ke seluruh jajaran TNI/Polri, ini tahun ke-6 atau ke-7 gaji Presiden belum naik," ujar SBY. Gaji per tahun yang diterima Presiden SBY mencapai 124.171 dolar per tahun, menduduki ranking ketiga yang kesenjangan antara gaji dia dengan pendapaan per kapita masyarakat. Sebulan gaji pak esbeye sekitar 62.7 juta *uang itu pak? bukan daon jati*. Ini belum termasuk dana taktis yang diperkirakan mencapai 2 miliar. Nah, buat para pencari kerja waktu nego gaji jangan lupa minta dana taktis yaa..hehehe. Pak esbeye kalo mau tinggi gajinya, jadi pemain bola aja pak. sebulan hampir seratus juta lho..:) Klo boleh teriak, mungkin supir taksi di negeri ini akan teriak. Saya sudah lebih dari tujuh tahun gajinya segitu-segitu aja lho pak..


Dagelan berikutnya adalah datang dari PSSI yang dipimpin Nurdin Halid. Kongres yang dilakukan di Bali ini tertutup untuk umum. Satu sinyal yang aneh dan lucu. Sidang paripurna MPR/DPR aja terbuka untuk umum, lha ini kongres sebuah organisasi yang tidak ubahnya seperti perkumpulan beberapa orang saja dilakukan tertutup. Mungkin saja, si Nurdin dan kroni-kroninya lagi menyusun siasat buat menjadikan Nurdin Halid terpilih lagi jadi Ketum PSSI.

Udah ah, segitu aja dulu topik gosip kali ini. Eh, maksud gw topik pembahasannya..hehehe :)

penjara dan terdakwa

Sepertinya, klo gak heboh dan bikin sensasi gak afdhol ya? Negeri ini emang lucu. Seorang walikota yang terdakwa kasus korupsi bisa melantik pejabat daerah. Pelantikan dilakukan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP). Lebih lucunya lagi, dalam pengambilan sumpah jabatan para pejabat daerah itu, tertulis tidak akan melakukan korupsi dan dibacakan langsung oleh sang walikota yang saat itu terdakwa kasus korupsi.Apa jadinya pejabat yang dilantik, kalau yang melantik saja terdakwa kasus korupsi. Duh..! aya-aya wae seh ini negeri ku tercinta..

Jefferseon Soleiman Rumajar


Serempet dikit ah soal PSSI. Kasus seperti ini tidak ada bedanya kayak Nurdin Halid yang tetep keukeuh ya boo.. buat memimpin walopun dari balik jeruji penjara. Nurdin Halid tersangka kasus korupsi waktu itu tetep gak mau turun dari jabatannya. Jefferson juga sama, gak mau turun dari jabatan walikota Tomohon. Mau daftar CPNS aja mesti ngelampirin SKCK dari kepolisian. Lha ini kenapa terdakwa pada mejeng di kursi jabatan tertinggi di lembaga dan pemrintahannya masing-masing.

Belum kelar masalah ini, ada lagi yang lebih lucu. Di Bojonegoro ada joki napi. Duh..! mending milih joki kuda. Jelas aturannya, klo menang pun dapat hadiah. Karni sang joki napi mengaku dibayar 10 juta untuk menggantikan posisi Kasiem yang terpidana 7 bulan penjara. Tuntutan ekonomi membuat seseorang rela melakukan apa saja. Salah satu bukti, kalau hukum bisa dipermainkan dan diperjualbelikan.

Geser lagi ke tempatnya Om Gayus Tambunan *gak kelar-kelar ini kasus! ampun dah! Gw jadi rancu kasus ini bakalan ngegantung macam Century yang gak jelas juntrungannya kemana* Sebuah fakta terungkap lagi kalau Gayus plesiran ke Singapore menggunakan paspor palsu atas nama Sony Laksono.

wig murahan ya Om? :p


Banyak keganjilan disini, pertama kalau bikin paspor (berdasar pengalaman,hehehe gaya dikit ah gw :p) harus menyertakan sidik jari dan itu menggunakan sistem scan. Mungkin si Gayus waktu scan sidik jari, yang di scan sidik jari kaki. Buahahaha..dibius petugas Imigrasinya dengan aroma kaki Gayus..:) Lalu yang kedua, saat pengambilan foto, yang berkacamata harus dilepas kacamatanya, sedangkan si Gayus tetap menggunakan kacamata. Terakhir, petugas pemeriksa di Bandara kok bisa meloloskan Gayus. Pengalaman gw, pengecekan sidik jari menggunakan komputerisasi. Orang yang udah kena cekal macam Gayus ini, pasti sudah masuk database daftar orang yang dicekal untuk pergi ke luar negeri. Seharusnya kedeteksi donk.. Nah, yang terakhir... ini yang lebih menghebohkan! acara gosip selebritis mah lewaaaaattt... *lewat doank maksudnya..:p* Harga paspor Gayus 900 juta..!

Lebih konyol lagi, si Gayus ingin menjadi staff ahli di Kapolri atau Jaksa Agung atau KPK untuk memberantas korupsi di Indonesia. "Jadikan saya staf ahli Kapolri atau staf ahli Jaksa Agung, atau staf ahli Ketua KPK. Saya berjanji dalam waktu dua tahun Indonesia bersih," kata Gayus Tambunan di depan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Yakin lu Yus dua tahun? kenapa gak lu sebutin saja siapa-siapa dedengkot koruptornya??


Link terkait:







Liga Primer Indonesia VS Indonesia Super League

Halo semua...!! Ketemu lagi sama penulis blog yang gantengnya gak habis-habis, tapi doyan banget ngegosip soal apa saja yang dianggap patut digosipin..hehe. Maklum, kan mental cabe, udah tahu pedes tetep dimakan terus gak kapo-kapok lagi *apaan seh ini?! gak nyambung*

Sebelumnya gw sebagai penulis mewakili yang lain (admin dan reborn) mau mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2011..!! Semoga di tahun kelinci emas (kata yang ahli feng shui) ini, kita semua bener-bener ketiban kelinci emas. Kebayang kan gedenya kayak apa itu emas hehehe..:p

Kita semua sudah tahu klo Juara AFF 2010 adalah Malaysia. Negeri tetangga yang kerap kali berselisih paham dengan kita. Trophy piala pun digondol ke tanah malaya. Selamat ya Malaysia..! :) Dalam pertandingan ada menang dan kalah itu wajar. jadi kita tinggalkan euforia Piala AFF 2010 dan mari sambut 2011. Kita juga semua tahu klo, Timnas kita memang telah berjuang hingga tetes keringat terakhir yang jatuh di rumput hijau. Semua itu demi nama baik bangsa ini. Usai Piala AFF, kompetisi liga di Indonesia akan segera bergulir. Nah, disini yang lucu dan menarik. Liga Indonesia yang biasa dikenal dengan Indonesian Super League punya kompetitor yaitu, Liga Primer Indonesia.

Liga Primer Indonesia (LPI) digagas oleh pengusaha terkenal Indonesia. Dia adalah Arifin Panigoro. Seorang pengusaha sukses kelahiran Bandung. Lebih lengkap bisa di klik disini. Arifin membentuk LPI dengan harapan klub sepak bola yang sekarang bisa profesional dan tidak tergantung pada dana APBD lagi. Perlu diketahui, dana APBD lebih banyak terserap untuk menggaji para pemain di klub sepakbola ketimbang untuk mensejahterakan masyarakat. Kita semua pada demen nonton liga Indonesia, teriak-teriak sampe fanatik berlebihan. Tapi lu gak tahu, gaji mereka dari dana APBD yang harusnya bisa buat mensejahterakan rakyat yang kurang mampu. Contohnya, bisa dialokasikan ke dana kesehatan atau ke dana pendidikan.

Gw ambil contoh, salah satu pemain bola Abanda Herman. Dia sempat bergaji  sekitar 1,2 M selama satu musim (satu tahun). Itu berarti, gaji dia 100 juta per bulan. Memang seh, klub tempat Abanda bernaung dapat sponsor. Tapi sokongan APBD lebih besar daripada dana sponsor yang masuk ke klub. Itulah mengapa, LPI dibentuk oleh Arifin Panigoro agar dana APBD bisa tersalurkan ke masyarakat. Pelatih Persema, Timo S. mengatakan sudah saatnya klub tidak tergantung pada dana APBD. Man...,malu donk sama pelatih Persema. Dia itu berkebangsaan Jerman, tapi mengerti dan paham giaman seharusnya dana APBD disalurkan.

PSSI mengancam pemain yang klubnya mengikuti kompetisi LPI akan dicoret dari Timnas, karena LPI kompetisi ilegal dan bukan bentukan PSSI. Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan (pemain yang baru saja dinaturalisasi yang tidak lain dari adiknya Jennifer,pacar Irfan) yang diproyeksikan untuk PRA-OLIMPIADE dan SEA GAMES terancam tidak bisa bela Timnas (kayak anak kecil yah, pake anceman..hehehe). Lihat kan, begitu picik dan dangkalnya pikiran orang-orang di PSSI. Setelah Piala AFF kemaren, media terkenal ESPN Sport meramal klo Okto Maniani pantas bermain di Liga Eropa. Saran gw ke Okto, janganlah. maen di Eropa. Liga Eropa kan bukan bentukan PSSI, ntar dicoret loh dari Timnas..:p

 Indonesian Super League



Liga Primer Indonesia



Sistem yang digunakan di LPI meng-copy paste dari English Primer League. Dimana, setiap klub dapat suntikan dana dengan jumlah yang berbeda. Dari dana itulah, klub harus berusaha mengolah menjadi keuntungan. Disitu akan terjadi seleksi alam. Klub yang tak mampu mengolah finansial secara baik dan benar, bukan tidak mungkin klub akan mengalami defisit bahkan bisa jadi dijual. Persis seperti Manchester City yang sempat dimiliki oleh Perdana Menteri Thailand sebelum pindah ke tangan pengusaha dari daratan Timur Tengah. Lain cerita klo klub berhasil mengatur keuangan dengan baik, bukan tidak mungkin pengusaha luar mau inves ke klub di Indonesia. Seperti Roman Abramovich yang menjadi pemilik Chelsea. Inilah yang disebut sebagai Liga Profesional. Dari managemen klub hingga pemain, semua dilakukan secara profesional. Jangan anggap remeh LPI. Semua peserta LPI, pelatihnya berasal dari luar. Mungkin pelatih dalam negeri tahu klo di LPI bakalan digaji kecil, beda klo di ISL yang digaji dari dana APBD... hehehe..:p



Tambahan sedikit (lha emang dari tadi ngapain? hehehe), kok pengusaha atau para pejabat gak melakukan undangan makan-makan lagi setelah Timnas gagal meraih juara AFF 2010 ya?? Kenapa baru masuk Final dan kalah dari Malaysia baru sibuk mengundang makan-makan. Undangan makan dari Menpora sesaat setelah kalah dari Malaysia ditolak oleh Riedl *mampuuss..!! Good job Opa Riedl* Emang ya, banyak penjilat pejabat di negeri ini hehehe..:p
LPI akan diluncurkan tanggal 8 Januari dan menurut kabar akan dibuka langsung oleh Presiden RI.


link terkait:





maaf kalo kami (akhirnya) merampas

Giliran gw sekarang yang nulis di blog ini..hehehe. Sekali lagi ditekankan klo di blog ini bebas bicara sara seperti aturan yang tertulis disini. Emang dasar penulisnya pada demen ngegosip, jadi gak afdhol klo gosipnya murahan, ini gosip berbobot (silahkan ditimbang lho..hehehe)

Masih pada inget kan apa yang terjadi dari tanggal 23-26 kemaren di GBK Senayan? Klo yang udah pada lupa karena faktor usia, gw kasih tahu deh.. kesian klo harus mengingat-ingat lagi..hehe. Tanggal 23-26 kemaren terjadi antrean yang sangat panjang di GBK. Semua demi selembar tiket untuk mendukung Timnas Indonesia yang akan berlaga di leg kedua final AFF Cup 2010 melawan Malaysia. Saat ini, Indonesia defisit 3 gol di kandang Malaysia. Indonesia harus memenangkan pertandingan setidaknya selisih 4 gol (gampaaang..!).

Puncak antrian dan emosi para pembeli tiket akhirnya pecah juga kemaren hari Minggu tanggal 26 Desember 2010. menurut gw seh wajar klo mereka akhirnya meledakkan emosi mereka dengan merampas tiket yang dipegang panitia. Sistem penjualan yang semrawut membuat pembeli tiket harus menginap di GBK hingga berhari-hari untuk mendapat antrian paling depan. Yang lebih lucunya lagi, sudah tahu antrian yang panjangnya mengalahkan panjangnya ular, loket baru dibuka jam 10 pagi. See, bisa dilihat ada ketidak seriusan dari panitia pelaksana untuk menjual tiket. Setiap hari pasti terjadi kericuhan akibat penjualan tiket yang dilakukan di GBK. Sampe akhirnya, para pengantri merangsek ke dalam stadion dan menginjak-injak lapangan.

Diperparah lagi adalah, penggunaan anjing pelacak untuk membubabarkan kerumunan antrian. "Pak, kami disini mengantri untuk membeli tiket. Bukan untuk meminta. Kami juga bukan penjahat yang harus dibubarkan dengan anjing" mungkin kalimat itu yang pantas menurut gw mengungkapkan isi hati para supporter yang rela mengantri sampai menginap.

Nurdin Halid yang dihubungi oleh TV One yang sedang berada di Malaysia mengatakan, kericuhan timbul akibat adanya provokator. Gw mengira, si Nurdin Halid ini dulunya petinju. Jadi jago ngeles..! :p Selang beberapa menit kemudian, Kapolres mengtakan klo kericuhan terjadi bukan karena adanya provokator. Duh, tiba-tiba melantun "malu aku malu... pada semut merah.. yang berbaris di dinding menatap ku curiga, seakan penuh tanya.. ngeles lu ketahuan ya Nurdin..? :p" link disini


Ini lho dalangnya

Gak hanya itu, Nurdin Halid mengatakan klo tanggal 26 itu ada 20 loket yang dibuka. Ini bener-bener pembohongan publik..! Gw yang berada di lokasi, setahu gw hanya ada tiga titik pemusatan tempat penjualan tiket. Itu berarti cuma ada 3 loket yang (akan) dibuka. Monggo dicek saja beritanya disini. Sebenarnya Nurdin Halid itu sudah tidak pantas memimpin. Mungkin dalam sejarah hanya dia orang yang bisa memimpin Organisasi Pemerintah dari dalam penjara. Ingat, Nurdin Halid pernah dipenjara selama kurang lebih dua tahun, dan selama itu dia tidak diturunkan dari jabatannya. Bahkan, surat dari FIFA yang menyatakan kalau Ketua Umum PSSI itu harus diganti saat itu juga tidak dipatuhi.


Keistimewaan Jogja dan Kesederhanaan Warteg

Sebenarnya agak lucu juga seh gw nulis tema yang satu ini. Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK) untuk daerah Yogyakarta telah disiapkan. Duh, kok gw menafsirkan *halah! mimpi kali ditafsir..hehe* klo hal ini hanya sia-sia saja. Dalam RUUK, dituliskan klo gak salah (sory,gw gak menampilkan link.karena terlalu banyak referensi yang gw buka) kepala pemerintahan di Yogyakarta akan dipilih melalui PEMILUKADA. Seketika itu juga rakyat Jogja menolak.

Gimana ya guys, seperti yang udah gw bilang tadi klo pemilukada hanya sia-sia. Begini, pertama kalo pemilukada tetap dilaksanakan dan Sri Sultan dicalonkan. Sudah ketebak kan siapa yang jadi pemenangnya. Kedua, pemilukada itu tidak butuh dana sedikit. Buanyak banget dan yang pastinya akan menyedot anggaran belanja daerah dan kalau diurut ke atas akan menyedot anggaran belanja negara juga tho. Nah! buat apa pemilukada kalo pemenangnya sudah ketahuan sebelum kampanye (dengan asumsi Sri Sultan dicalonkan)

Di sebuah stasiun televisi, gw lupa waktu itu channel apa yang nayangin. Pokoknya, masyarakat diwawancara mengenai tanggapan soal RUUK Yogyakarta. Banyak masyarakat yang mengatakan "kulo manut Sri Sultan mawon" (saya nurut sama Sri Sultan saja). Bahkan ada yang bilang "sistem monarki itu hanya di dalam keraton, Yogyakarta sendiri demokratis kok". Iya seh, Negara Indonesia negara hukum dengan menjunjung tinggi demokrasi. Tapi selama pemerintahan Sri Sultan dan Paku Alam, Yogyakarta adem ayem, tentram dan damai-damai saja kok. Jangan ganggu lah kesitimewaan Yogyakarta. Yogyakarta terlalu bersejarah untuk diusik. Kita tunggu sajalah gimana perkembangan selanjutnya. Atau jangan-jangan ini hanyalah pengalihan kasus. Klo gw urutkan dari kasus Century (hooaaammm,nguap kan gw..heheh) yang dialihkan ke kasus KPK vs POLRI kemudian dialihkan ke kasus Gayus dan sekarang RUUK Yogyakarta. Paling baru adalah pajak yang akan dikenai ke WARTEG!

Oh! men..! warteg kena pajak, yang kena dan mesti bayar adalah konsumen. Tadinya telor+nasi+sayur+gorengan cuma 5000-6000 setelah kena pajak mungkin bisa jadi 8000-9000. Gw sebagai pecinta masakan dan pelanggan warteg, sedikit menyesalkan. Walaupun kebijakan ini hanya dilakukan di Jakarta, tak menutup kemungkinan daerah di luar Jakarta akan ngikut. Kesederhanaan dan murah meriahnya nasi WARTEG akan menghilang ketika pajak itu diberlakukan. Bisa lu bayangkan,ketika lu selesai makan dan akan membayar pelayan di warteg menghitung lalu memberikan struk yang telah bertuliskan "SUDAH TERMASUK PPN 10%" apa bedanya dengan fast food dan junk food yang ada di mall-mall besar.

Selamatkan TKW dan biarkan Garuda terbang tinggi

Ngenes juga gw lihat berita soal TKW. Kayaknya jarang gw lihat berita TKW yang gak disiksa. Semua beritanya kebanyakan duka menjadi TKW. Lebih ngenes lagi, waktu gw di terminal kedatangan luar negeri (ceilah gaya kan gw..hehehe) tertulis jelas "SELAMAT DATANG PAHLAWAN DEVISA". Pahlawan devisa itu harus babak belur dulu kah? baru dikatakan pahlawan?? Negeri ini apakah hanya memandang sebelah mata mereka yang jadi pahlawan?? Gw harap seh gak begitu.

Bicara soal TKW kita, gak akan jauh dari penyiksaan dan perlakuan tidak senonoh dari majikan mereka. Tak jarang mereka pulang sudah terbungkus rapi dalam peti mati. Presiden pun menyarankan untuk memfasilitasi para TKW dengan Handphone agar ketika mendapat perlakuan tidak wajar dapat segera melapor. Sepertinya Pak Presiden tidak melihat kalau handphone bukan barang mewah lagi. Handphone itu semacam kebutuhan primer yang harus segera terpenuhi. Jadi menurut gw, itu bukan solusi yang tepat. Solusi yang tepat adalah melihat kembali payung hukum yang ada selama ini, apakah sudah melindungi para TKW secara keseluruhan atau belum.

Kita layak meniru Fhilipina dalam mengatur ketenaga kerjaan yang sangat ketat untuk urusan mengirim tenaga kerja ke luar negeri. Kesejahteraan para tenaga kerja Fhilipina di luar negeri dilindungi payung hukum yang kuat. Bahkan  pucuk pimpina negeri itu Macapagal Aroyo langsung bertemu Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad kala itu ketiak muncul insiden penganiayaan tenaga kerja Fhilipina di Malaysia. Sikap Aroyo layak ditiru oleh pemimpin negeri ini. Sepertinya kita sudah lelah mendengar berita penyiksaan tenaga kerja Indonesia yang penyelesaiannya hanya mengirimkan surat somasi atau surat teguran.

Beralih ke soal yang paling gress! dan bikin gempar. Apalagi kalau bukan maskapai kebanggaan negeri ini, Garuda Indonesia yang mengalami gangguan sistem. Akibat gangguan sistem ini, beberapa penerbangan baik dalama negeri ataupun yang keluar negeri mengalami penundaan. Paling parahnya adalah dibatalkan. Pembatalan penerbangan bukan masalah kecil,karena akan berdampak pada kepercayaan konsumen.

Garuda merupakan maskapai penerbangan nasional yang berbasis BUMN. Terganggunya sistem di Garuda ternyata dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Dua belas tahun lalu, Garuda nyaris bangkrut dengan utang yang menumpuk dan modal yang minus. Bisa dibayangkan, perusahaan bertaraf BUMN mengutang dan nyaris bangkrut. Waktu terus bergulir dan dengan manajemen yang tepat utang bisa dibabat habis, bahkan bisa surplus hingga menembus 1 triliun. Seperti yang dilansir oleh Media Indonesia.

Garuda mulai menerapkan sistem baru yang lebih terintegrasi. Garuda bukan perusahaan kecil, sebelum mereka menerapkan sistem baru pasti mereka sudah mensosialisasikan dan mensimulasikan. Tapi wacana yang muncul adalah penggantian Direksi Garuda. Seharusnya kita bangga dengan pencapaian Garuda yang saat ini telah memiliki rute baru ke beberapa negara eropa.

Gw berharap pemerintah tidak mengambil keputusan yang salah atas peristiwa Garuda ini. Gw berharap, pemerintah bisa mengambil kebijakan yang benar-benar bijak.

Gayus dan Air Mata Buaya

Gayus, siapa yang tak kenal dengan orang yang satu ini. Sempat heboh dengan kasus "dugaan suap" lha emang iya,masih aja diduga-duga di Direktorat Jenderal Pajak. Pegawai Pajak dengan gologan III A ini mampu memiliki rumah mewah di daerah Kelapa Gading, seperti yang ditulis dalam Kompas.

Kasus dugaan korupsi yang dialami Gayus Tambunan masih dalam proses, si doi lagi-lagi bikin ulah dan gempar Negeri Indonesia. Gayus melenggang ke Nusa Dua Bali untuk menonton turnamen Tenis International. Dalam riwayatnya, Gayus sama sekali tidak menyukai olahraga tenis. Lalu ada maksud apa secara tiba-tiba nangkring di tribun penonton dan asyik menyaksikan pertandingan tenis. Apakah itu merupakan wahyu yg turun ke Gayus? ataukah berkah yang datang ke Gayus? Gw yakin, dia gak nonton pertandingannya, tapi nonton yang bertanding.

Kena deh..! Hadiahnya diambil ya di Kejaksaaan

Masyarakat yang melihat ulah Gayus pun ikut gregetan. Selama dalam proses hukum, status Gayus adalah tahanan di Rutan Mako Brimob. Tapi, setahu gw namanya tahanan bisa ijin keluar ada kondisi tertentu diantaranya; ijin keluar berobat dan ijin keluar menghadiri acara pemakaman orang tua. Saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Om Gayus mengakui kalau yang berada di Bali itu adalah dirinya. "Untuk tidak memperpanjang polemik, yang di Bali itu betul saya," tutur Gayus usai pengadilan.

Tak sampai disitu kehebohan yang dibuat oleh doi Gayus Tambunan ini. Selama persidangan, Gayus sempat menitikan air mata saat menjawab pertanyaan Majelis Hakim alasannya keluar dari tahanan. "Karena yang ada di pikiran saya refreshing. Saya stres, Bu hakim," tutur Gayus di hadapan Albertina Ho, ketua majelis hakim. "Saya sedih, menyesal. Saya tidak mau bikin repot siapa-siapa. Saya hanya kangen dengan anak dan istri," sambung Gayus sembari mengusap air mata dengan tangannya. Suaranya terdengar bergetar. Dikutip dari JPNN. (Eh, kecoa bunting! lu ngembat duit rakyat, makan duit rakyat gak pake nangis deh,lempeng aja. Kenapa sekarang mewek cuma gara-gara kangen sama keluarga lu. Kenapa gak sekalian aja lu ajakin anak istri lu ke tahanan, bukannya anak istri lu ikutan makan duit rakyat...?! Lu dipenjara biar sadar,klo perbuatan lu salah. Lu stress di penjara ya itu seh derita lu Yus, Gayus..!)

Lain lagi di Surabaya, seorang warga menyambut Lebaran Haji dengan mengorbankan seekor kambing yang diberi topeng Gayus, seperti yang ditulis oleh Tempo. Warga yang menyaksikan penyembelihan hanya tersenyum kecil dan beberpa anak-anak bersorak kegirangan. Semoga, anak-anak itu tahu klo orang dengan topeng itu kelakuannya gak baik..

Sampai saat ini, Polri masih kesulitan untuk membuktikan kasus suap pajak yang dilakukan Gayus. "Kalau mafia pajak kan harus dibuktikan. Tidak cukup hanya dengan katanya saja," ujar Kepala Bareskrim, Komjend Ito Sumardi, Rabu (17/11) dalam tempo. Ya, yang penting jangan sampai bebas aja lah ya Pak Komjend. Kredibiltas kinerja lembaga kepolisian saat ini sedang sangat disorot. Apalagi masyarakat ikutan menyorot sekarang, jadi masyarakat sangat berharap pada Kepolisian RI. Jangan seperti kasus Century yang menguap entah kemana rimbanya..:)


Merapi, Relawan dan Wisata

Tanggal 1 November 2010, itu adalah hari pertama di mana sang merapi mengeluarkan isi dalam perutnya. Mulai hari itu hingga sekarang merapi masih bergejolak dengan sesekali memperdengarkan letupan-letupan baik yang terdengar besar atau yang terdengar kecil. Awan panas atau yang biasa disebut wedhus gembel terus turun menjamah daerah disekitar lereng merapi hingga kabar terakhir adalah sejauh radius 15 km.

selamat datang di Wisata Bencana

Spanduk yang terpasang, seperti memberikan kesan daerah sedang berpesta menyambut letusan merapi. Spanduk warna warni terpampang begitu semarak. Dengan warna spanduk yang cerah ceria,seperti menggambarkan ini kota wisata dengan wisata andalanya adalah "Merapi Meletus". Miris memang, dibalik musibah bencana merapi ada pihak-pihak yang mengambil kesempatan untuk komersiil dan berkampanye. Pemkab Sleman pun gerah! spanduk tanpa ijin dicopot paksa, seperti ditulis dalam  SURYA. Spanduk yang dicopot secara paksa itu hampir berjumlah 300 spanduk
Semenjak merapi meletus, banyak relawan berdatangan ke Kawasan Rawan Bencana (KRB) untuk memberi bantuan dan menolong warga yang terjebak wedhus gembel. Tapi tak jarang, para relawan malah terjebak dan kembali tinggal jasad. Seperti pernyataan Ketua PMI, Bapak Jusuf Kalla "Kalau relawan takut ombak, ya jangan ke Mentawai. Kalau takut panas, ya jangan ke Merapi". Jadi sebaiknya, para relawan sebelum membantu dan menolong harus memperhatikan keselamatan dan Standard Operating Procedure (SOP) juga. Niatnya membantu tapi malah mati konyol.


Untung si Marzukie gak ngomong "klo gak mau kena awan panas ya jangan tinggal di lereng merapi". Mungkin dia tahu, klo material yang dimuntahin merapi itu sangat bagus untuk tanaman, yang notabene warga sekitar merapi adalah bermata pencaharian sebagai petani. Setidaknya, sedikit pintar lah si Marzukie..hehehehe.