Resonansi Manusia-Alam

Selasa, 26 Oktober 2010
Kristal Air
alam lagi tidak bersahabat dengan indonesia. setelah wasior, sekarang ada peningkatan aktivitas gunung merapi. semalem ada gempa susulan mentawai 6.2 SR dibarengi dengan macet parah di jakarta. sebenernya macet itu bukan bencana alam, tapi karena disebabkan oleh banjir, jadi ya masuk bencana alam juga. gheheeh. kadang pengen banget keluar sumpah serapah buat pemerintah jakarta yang membiarkan masalah macet berlarut-larut ga pernah diselesaikan, tapi ga ada gunanya.

gw pernah baca bukunya dr. emoto dari jepang yang membahas kristal air. kristal air itu bisa terlihat indah jika diberi suara yang merdu. kristal yang indah juga bahkan terbentuk walaupun diberikan gambar yang menarik. menurut penjelasan si doktor, ini karena efek resonansi. resonansi juga berlaku pada sifat dan perilaku. contoh: ketika kita tinggal di lingkungan penjahat, pasti kita ikut jadi penjahat. 

penjelasan sang doktor berlanjut bahwa efek resonansi juga berlaku pada perilaku kita terhadap alam. ga harus nebang pohon untuk bisa banjir, ga harus ada api untuk bisa membakar hutan, tapi cukup ketika kita lupa pada tuhan, maka semua musibah bisa terjadi. wow, hebat sekali doktor ini! ghehehe.

gw percaya kalo semua ini karena kebringasan manusia dalam mencari materi dunia. seandainya ga ada ilegal logging, kemungkinan ga ada banjir. seandainya mbah marijan tidak memikirkan dirinya sendiri dengan ego nya yang besar, pasti penduduk mau diungsikan. seandainya pemerintah jakarta perhatian dengan masalah banjir, pasti ga bakal ada macet di jakarta. ah, gw hanya bisa berandai-andai.

berita terbaru yang gw dapatkan, lokalisasi dolly akan dipasangi kamera pengawas untuk memantau masalah keamanan dan kemacetan yang terjadi. padahal bukan itu solusinya. ga usah gw tulispun semuanya pasti tau apa solusi untuk menurunkan tingkat kejahatan dan kemacetan yang terjadi di lokalisasi dolly itu. tapi lagi, semua hanya karena materi, mereka ga berani menghancurkan bisnis prostitusi. bencana alam apalagi yang akan kita hadapi selanjutnya kalo indonesia masih begini terus?

update (28/10/2010): gw percaya mbah maridjan punya idealisme sendiri dalam menjalankan tugas. untuk menghormati kematiannya, gw minta maaf atas tulisan yang gw coret diatas. semoga arwahnya diterima disisi tuhan yang maha kuasa yang mengendalikan segalanya yang ada di bumi. amin.

15 komentar:

multibrand mengatakan...

Percaya tidak percaya, resonansi alam-manusia memang benar-2 bisa terjadi.
Faktor materi memang dapat membuat buta orang sehingga menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.

the dream catcher mengatakan...

kalau gak ngalamin sendiri musibahnya, gak bakal nyadar... Yang kena orang lain juga akhirnya

ReBorn mengatakan...

^harry
iya, malah sekarang ini resonansinya lebih cepat dari biasanya dan lebih variatif. harus lebih sering saling mengingatkan.

^ria
iya, seperti yang udah gw bilang, kita harus lebih sering saling mengingatkan. :)

ChugyGogog mengatakan...

Kalaw ini memang butuh kesadaran dari individu atau pejabat terkait...setuju sana the dream catcher kalau gak ngalamin sendiri musibahnya, gak bakal nyadar. hehehehe

ReBorn mengatakan...

^ChugyGogog
tapi sebaiknya jangan sampe deh kena musibah dulu baru nyadar belakangan. taruhannya mahal sob. :)

Halaman Samping-nya Inung Gunarba mengatakan...

Aq speechless bro, Mentawai disusul Merapi :( Jakarta banjir dan terancam tenggelam...? aih paling-paling bang Kumis atawa Foke ngeles gara-gara curah hujan teramat tinggi :D

ReBorn mengatakan...

^pak inung
ghehehe, pengen rasanya narik kumisnya dan narik dia ke lokasi-lokasi yang rawan banjir. :)

Andri Journal mengatakan...

Walau sama2 bencana, banjir di Jakarta ama letusan Merapi itu dua hal yang berbeda.

Banjir di Jakarta bisa dicegah, sedangkan letusan Merapi hanya bisa dihindari.

ReBorn mengatakan...

^andri
iya, benar. tapi kalo sudah banjir sudah terjadi, kita juga hanya bisa menghindari. semoga masyarakat jakarta sadar akan pentingnya lingkungan hidup.

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

bencana..oh bencana..harus b anyak berdoa

Ocky Fajzar mengatakan...

giliran alam udah rusak aja ya semua kebingungan.. ckckck

Mawardi mengatakan...

Saya juga pernah baca artikel tentang air tersebut, alam memang akan tergantung kepada manusia yang mengelolanya

multibrand mengatakan...

Hmmm .... sudah beberapa hari tidak di update.
Semoga anda baik-2 saja.

tukangpoto mengatakan...

Alam sudah memberikan sinyalnya..sekarang tinggal giliran manusianya, mau mulai memperbaiki atau meneruskan kebiasaan lamanya...

ReBorn mengatakan...

^mbak fanny
pray for indonesia kali mbak. :p

^ocky
nah, kita sebagai generasi muda, harus bisa menghindari kerusakan alam itu, ky. :)

^mawardi
saya setuju banget pak. salam kenal ya.

^harry
alhamdulilah saya sehat pak. soalnya lebih sulit menulis di blog ini daripada do blog satu lagi pak. :)
tapi terimakasih atas semangatnya.

^tukangpoto
saya yakin mas, semuanya mau aman. tapi biasanya duit mas, yang ngebuat orang indonesia lupa untuk menjaga alam.