SATRADIO ADS

Slider

Udah Nonton Belum ?

Hot News

Technology

Life & style

Games

KOMEDI

My Picture's

Jangan berulang

Selamat hari raya Idul Fitri 1432 H, gw selaku penulis di blog ini dan mungkin juga mewakili penulis yang lain (red: Raja ) dan admin (red: mas Nugroho) mengucapkan minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin.

Ngomongin soal lebaran, seru ya penentuan 1 syawal di negeri ini. Semua ormas islam melakukan penentuan hilal atau masuknya bulan baru dengan metode mereka masing-masing. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini juga terjadi perbedaan penentuan jatuhnya 1 syawal. Muhammadiyah menentukan 1 syawal itu jatuh di tangal 30 Agustus dan pemerintah menentukan 1 syawal jatuh tanggal 31 Agustus, sama dengan penentuan dari NU. Gw disini gak menyalahkan dan tidak menuduh siapa yang benar. Semuanya punya metode masing-masing. Ada yang menggunakan Rukyah dan Hisab. Tapi gw menyayangkan sampai terjadi perbedaan seperti ini. Perbedaan sekali dua kali, mungkin bagi gw masih ditolerir. Tapi, lebaran ini adalah lebaran ke tiga kalinya gw mengalami perbedaan 1 syawal. Setiap terjadinya perbedaan, selalu diiringi dengan kata-kata "Dengan adanya perbedaan ini, tidak memecah belah umat muslim". Maaann..!! apakah gak ada jalan tengah  antara Muhammadiyah dan NU dalam menentukan 1 syawal? Apakah dari kedua belah pihak tidak ada niatan untuk duduk bersama membicarakan hal ini?

Masa iya sih, dalam satu negara harus menunggu sekian puluh titik daerah yang ditunjuk untuk melihat hilal mengatakan "iya saya melihat hilal" Kalau seperti itu, sama aja seperti gw berada di Jakarta Selatan gak akan berbuka puasa walaupun di Jakarta Timur sudah adzan. Karena dalam 1 syawal 1432 H kemaren, hilal sudah tampak di daerah Cakung,yang berarti 1 syawal jatuh di hari Selasa. Info klik disni. Sekarang karena sudah berjalan, kita hanya bisa melihat dan menghitung. Jika 1 syawal jatuh di hari Selasa, maka di tanggal 15 Syawal bulan memasuki bulan purnama. Kalau belum, atau mungkin besoknya baru memasuki purnama. Maka 1 syawal jatuh di haru Rabu. :)

sasaran terkunci gan :p






Dihatikuuu..

Selain menyimak berita duet fenomenal Anang-Ashanti yang baru saja kembali dari Korea usai pembuatan video klip. Atau, berita tentang foto panas Syahrini yg tersebar luas di internet dan sampai pada pasangan duet baru Asmirandah-Dude Herlino. Lalu bagaimana pasangan duet SBY-Boediono? Sepertinya SBY lebih sibuk muncul di tipi dan Boediono lebih banyak off the record. Sampai ada muncul joke, apakah kita punya wakil presiden? :p

Gimana dengan kisruh PSSI? Ah, ya gitulah.. Kelompok 78 ngotot, Komite Normalisasi jg keukeuh sukeukeuh berpegang pada perintah FIFA. Masih untung Indonesia gak kena sanksi dari FIFA, kalau sampai kena sanksi. Gak ada tuh sorak sorai "Garuda Di Dadaku" di stadion.

Melinda Dee? Kabarnya kena radang payudara, bahkan sempat diisukan payudaranya meletus *blaaarrr..!!* Mungkin meletusnya waktu mau disuntik, dokternya salah suntik..hehehe

Geser dikit ah ke Nyunyun.. Alias Nunun Nurbaeti, yang tidak lain dak tidak bukan istri dari mantan Wakapolri Adang Daradjatun. Nunun ditetapkan sebagai tersangka kasus suap cek pelawat DGS-BI. Nunun sekarang tenar. Biodata lengkap dan fotonya terpajang di situs interpol dan ditetapkan sebagai orang paling dicari di 188 Negara. Sebenarnya gampang aja kok nyari si Nunun ini. Seperti iklan mie instan? Nah tanya aja sama suaminya.

"Pak Adang, Bu Nunun dimana ya?

Maka Pak Adang akan menjawab, "dihatikuuu.."



nyunyun oh nyunyun


Sebagai MANTAN WAKAPOLRI, Adang Daradjatun seharusnya memberitahu dimana keberadaan separuh jiwanya itu klo kata Anang Hermansyah. Percuma Adang  berkoar-koar dan membela klo Nunun tidak bersalah, karena semuanya harus dibuktikan di pengadilan dan hukum.

Email resmi dan (katanya) studi banding



Helloo guys..! gimana kabar kalian selama ini? Gw sih baik-baik aja, lagi hectic. Penulis yang satunya alias reborn juga baik-baik aja (katanya), tapi lagi kreatifitas dia lagi tumpul. Ada yang mau minjemin dia rautan, buat mempertajam kreatifitasnya?? huhehehehe. Oh iya, gw mau nyinyir nih, tapi gak mau nyindir. Klo ada yg tersindir, kan gw udah bilang GAK MAU NYINDIR, CUMA MAU NYINYIR..:p

Video di atas adalah suatu adegan dimana anggota dewan (yang katanya) terhormat sedang kunjungan ke Ausralia dan ditanya alamat email resmi oleh PPIA atau Persatuan Pelajar Indonesia-Australia. Dari awal, PPIA sudah tidak menyetujui kunjungan Komisi 8 ke Australia. Karena kunjungan mereka ke Australia untuk membahas RUU Fakir Miskin, tetapi tidak mengunjungi daerah Northen Teritory (NT). Padahal daerah tersebut merupakan konsentrasi penduduk miskin terbanyak di Australia. Nah kan, dari awal sudah gak bener kan kunjungannya. Mau merancang RUU Fakir Miskin tapi tidak mengunjungi daerah termiskin. Yang gw heran, kenapa harus kunjungan luar negerinya ke Eropa atau Australia. Gak usah jauh-jauh, kita masih kalah sama Singapura dan Malaysia, kenapa gak belajar dari mereka saja..??

Waktu PPIA menanyakan alamat email resmi Komisi 8 DPR RI, tak ada satupun yang bisa menjawab. Mereka berkelit nanti staff kami akan memberikan dibelakang. Salah satu penanya kayaknya ngotot pengen dijawab saat itu juga, sampe akhirnya ada yang menjawab "komisidelapanatyahoodotcom" whaaatt...???!!! menggunakan jasa layanan email gratis?? DPR RI itu Parlemen Tertinggi di Indonesia. Kalau menggunakan jasa layanan email gratis, bukankah akan mudah disambangi virus lewat spam dan akan merusak sistem di DPR. Dengan penyebutan alamat email seperti di atas banyak penjabarannya.
1. komisi-delapan@yahoo.com
2. komisi8@yahoo.com
3. komisidelapan@yahoo.com
4. komisiVII@yahoo.com
5. komisi-d3L4p4N@yahoo.com --> versi 4L4Y f0R3v3R

YANG MAU NYOBA KIRIM EMAIL KE ALAMAT DI ATAS DIPERSILAHKA LHO..!!  hehehe

Mungkin kata gw, kunjungan anggota dewan ini sangat bermakna dan menjadi pembelajaran. Sebelum berangkat, anggota harus dibekali dengan pengetahuan "ALAMAT EMAIL RESMI" kalau ada yang bertanya bisa dijawab. Dan mungkin sekembalinya dari Australia, Komisi 8 langsung bikin email atau mencari tahu apa itu email?? hehehehe

Masih panas berita komisi 8, komisi 10 juga gak mau kalah eksis. Komisi 10 mengaku mengunjungi Estadio Bernabeu di Madrid. Siapa yang gak tahu Stadion kebanggan Madridista dan markas besar El Real ini, sampai anggota dewan kita pun kepincut lho..*mesem aah..* Jangan sedih kakaaa... mereka gak cuma mengunjungi stadion Real Madrid. Kurang afdhol lo udah sampe Spanyol gak berkunjung ke Barcelona. Masuklah mereka ke Stadion Nou Camp, markas besar club catalan Barcelona. Rombongan ini melakukan kunjungan kerja untuk belajar dan melihat fasilitas olahraga, perpustakaan, pendidikan, dan wisata. 

Hwaaaa...!! kenapa harus ke Eropa??? kenapa gak mengunjungi daerah yang memang fasilitasnya jauh dari fasilitas yang ada di Kota Jakarta. Kan sama aja belajar tho, belajar gimana biar pembangunan merata di setiap daerah. Perbandingan fasilitas negara ini dengan fasilitas di negeri eropah sono masih antara bumi dan langit. Masa reses anggota dewan, lebih banyak digunakan untuk kunjungan ke luar negeri dengan judul kunjungan resmi. Tapi sampai di tempat, jadi "shopping dan jalan-jalan resmi". 

Yang dipake kunjungan luar negeri kan dari duit anggaran negara, duit anggaran negara dari pajak dibayarkan rakyat, pajak yg dibayarkan itu duit gw.., duit aing eta mah duit aiiiiiiing...!!!

Udahan ah nyinyir-nya. Gw gak mau makin keriting jari gw dan keyboard hancur karena makin lama ngetik makin esmosi jiwa.. huhahahaha

babak belur PSSI

Halo semua para pecinta berita yang dibicarakan secara gosip. Digosok makin panas lah pokoknya! huehehe. Sudah lama ya gak update blog ini. Maklum saja, gw lagi gak ada mood buat nyiyirin berita yang ada dan penulis satu lagi yaitu si raja baru saja kembali ke blogsphere setelah bertapa hampir 3 bulan kayaknya..

Baiklah, sekarang gw mau membahas yang lagi panas. Ini babak baru bukan babak tambahan lagi. Apa itu? Yap! apa lagi kalau bukan PSSI. Organisasi ini banyak musuhnya sekarang. Ups! bukan organisasinya, tapi pengurusnya yang public enemy banget. Ke-enakan di atas (emang di atas itu enak ya? hehe) sampe lupa dan pada gak mau turun. Ketua dan Sekjen PSSI adalah duet maut, duet yang mungkin bisa mengantarkan mereka ke maut kalau mereka tetap mencalonkan diri di Kongres PSSI dalam pemilihan kepengurusan baru PSSI. Tunggu dulu, Nurdin Halid mencalonkan diri saja sudah mengantarkan maut apalagi kalau kepilih jadi Ketua Umum, menjemput maut namanya. Mungkin 95% persen rakyat di negeri ini khususnya pecinta sepak bola tahu gimana kinerja si NH ini. Mulai dari tetep keukeuh binti sukeukeuh menjabat Ketua PSSI saat mendekam di penjara. Aneh ya? Narapidana masih bisa menjabat posisi Eksekutif.


PSSI diabawah Nurdin Halid me-mengsong-kan statuta FIFA. Pengurus PSSI yang sekarang apakah sebodoh itu tentang bahasa Inggris. Jelas statuta FIFA pasal 32 ayat 4 menyebutkan ‘The members of the Executive Committee… must not have been previously found guilty of a criminal offence.’   

Dimana artinya "anggota komite eksekutif tidak boleh pernah dinyatakan bersalah atas tindakan kriminal"

Tapi sama PSSI itu statuta di-mengsong-kan jadi "anggota komite eksekutif tidak sedang terjerat kasus kriminal atau hukum"

Orang Indonesia gak sebodoh itu kan dalam mengartikan bahasa inggris?? Mungkin pengecualian buat pengurus PSSI yang sekarang. Sekarang Menpora Andi Mallarangeng disini mengatasnamakan pemerintah tidak mengakui PSSI dibawah kepengurusan Nurdin Halid dan kroco-kroconya. Disinilah kehebatan kepengurusan PSSI. Ketika pemerintah melarang dan berusaha untuk ikut campur, maka PSSI akan berkelit dengan membawa aturan FIFA klo organisasi sepak bola suatu negara tidak boleh dicampuri sama pemerintah. Tapi ketika FIFA mempersulit, PSSI akan mengibarkan bendera merah putih. Ah, pandai sekali bukan..hehehe


Pada dasarnya, pemerintah tidak boleh ikut campur dalam kepengurusan di PSSI. Tapi Indonesian Super League (ISL) liga dibawah naungan PSSI menggunakan dana APBN dan APBD yang ujung-ujungnya masuk ke kantong PSSI juga. Lihat kan?? Pemerintah gak boleh ikut campur, tapi dana buat kegiatan minta dari pemerintah. Kenapa si NH ini gak minta sama babehnya alias si Ical.

Kongres di Riau kemarin dibatalkan sepihak oleh kepengurusan PSSI yang sekarang dan mengatakan klo pembatalan itu adalah permintaan dari FIFA. Dan lu tahu apa?? Gw baca di Editorial Media Indonesia pagi tadi, kalau FIFA tidak pernah membatalkan kongres. Bahkan tim pemantau dari FIFA dan AFC dihalang-halangi untuk masuk ke kongres. Satu lagi yang gw heran, kenapa kongres harus tertutup untuk umum?? Sidang MPR / DPR saja tebuka untuk media elektronik walopun prnah terjadi adegan pukul-pukulan. Hihihi, anggota dewan kita ternyata preman euy..! :D

acara lawak di tipi pun kalah lucu

helo..helo..! ketemu lagi kan..hehehe. Gimana kabar kalian? Sehat kan? udah siap untuk bergosip? Eh, bukan gosip dink tepatnya. Mungkin lebih ke membahas dan berdiskusi menurut pandangan penulis dan pembaca silahkan menanggapi. Bebas..:) 

Udah pada tahu kan klo artis terbaru alias the rising star om Gayus Tambunan sudah divonis 7 tahun penjara plus denda 300 juta. Lebih ringan 13 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yaitu 20 tahun plus denda 500 juta (klo gak salah). Well, klo ditelusuri ke belakang si Gayus ini ternyata total korupsinya klo gak salah mencapai sekitar 1.7 triliun. Dan sekarang Gayus divonis cuma 7 tahun dan denda 300 juta. Ini belum dipotong masa tanahan lho ya.. Klo sudah dipotong masa tahanan, Gayus ditahan cuma 7 tahun kurang. Belum nanti waktu hari kemerdekaan dan hari raya idul fitri saat pemerintah bagi-bagi remisi. Klo Gayus dapet remisi bisa semaki berkurang lagi masa tahanan dia. Gw jadi mikir, klo gw nyolong duit seratus ribu, gw akan mendekam di penjara cuma beberapa menit..! hehehe..

Tapi ada yang aneh waktu selesai vonis kemaren. Apa itu?? jrenk..jrenk..!! Gayus dengan lantang klo Ditjen dan Direktur Pajak juga terlibat. Bahkan Jaksa Cirus Sinaga juga ikut terseret. Labih lucunya lagi, tim mafia hukum dibilang gak becus kerjanya. Pake ada pengalihan isu soal Gayus ke Bali dan meng-upload foto paspor yang dipake Gayus jalan-jalan ke luar negeri ke twitter. Kenapa gw bilang lucu? Karena, Gayus baru ngomong setelah divonis dan itu diluar persidangan yang seharusnya diungkapkan waktu persidangan. Testimoni Gayus selesai peradilan membawa babak baru, kasus mantan ketua KPK Antasari Azhar ditinjau kembali karena Gayus juga menyebut mantan KPK itu.


Dagelan yang kedua adalah orang nomor satu di negeri ini curhat soal gajinya yang tidak naik. Pidato yang disampaikan esbeye di Rapim TNI dan Polri di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/1/2011). Memang ditujukan untuk para prajurit dan anggota polri yang akan dinaikkan gajinya oleh pemerintah demi kesejahteraan. Tapi, gw melihat cara penyampaiannya yang sedikit curhat seperti berharap klo pak esbeye juga mau gajinya dinaikkan. "Sampaikan ke seluruh jajaran TNI/Polri, ini tahun ke-6 atau ke-7 gaji Presiden belum naik," ujar SBY. Gaji per tahun yang diterima Presiden SBY mencapai 124.171 dolar per tahun, menduduki ranking ketiga yang kesenjangan antara gaji dia dengan pendapaan per kapita masyarakat. Sebulan gaji pak esbeye sekitar 62.7 juta *uang itu pak? bukan daon jati*. Ini belum termasuk dana taktis yang diperkirakan mencapai 2 miliar. Nah, buat para pencari kerja waktu nego gaji jangan lupa minta dana taktis yaa..hehehe. Pak esbeye kalo mau tinggi gajinya, jadi pemain bola aja pak. sebulan hampir seratus juta lho..:) Klo boleh teriak, mungkin supir taksi di negeri ini akan teriak. Saya sudah lebih dari tujuh tahun gajinya segitu-segitu aja lho pak..


Dagelan berikutnya adalah datang dari PSSI yang dipimpin Nurdin Halid. Kongres yang dilakukan di Bali ini tertutup untuk umum. Satu sinyal yang aneh dan lucu. Sidang paripurna MPR/DPR aja terbuka untuk umum, lha ini kongres sebuah organisasi yang tidak ubahnya seperti perkumpulan beberapa orang saja dilakukan tertutup. Mungkin saja, si Nurdin dan kroni-kroninya lagi menyusun siasat buat menjadikan Nurdin Halid terpilih lagi jadi Ketum PSSI.

Udah ah, segitu aja dulu topik gosip kali ini. Eh, maksud gw topik pembahasannya..hehehe :)

penjara dan terdakwa

Sepertinya, klo gak heboh dan bikin sensasi gak afdhol ya? Negeri ini emang lucu. Seorang walikota yang terdakwa kasus korupsi bisa melantik pejabat daerah. Pelantikan dilakukan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP). Lebih lucunya lagi, dalam pengambilan sumpah jabatan para pejabat daerah itu, tertulis tidak akan melakukan korupsi dan dibacakan langsung oleh sang walikota yang saat itu terdakwa kasus korupsi.Apa jadinya pejabat yang dilantik, kalau yang melantik saja terdakwa kasus korupsi. Duh..! aya-aya wae seh ini negeri ku tercinta..

Jefferseon Soleiman Rumajar


Serempet dikit ah soal PSSI. Kasus seperti ini tidak ada bedanya kayak Nurdin Halid yang tetep keukeuh ya boo.. buat memimpin walopun dari balik jeruji penjara. Nurdin Halid tersangka kasus korupsi waktu itu tetep gak mau turun dari jabatannya. Jefferson juga sama, gak mau turun dari jabatan walikota Tomohon. Mau daftar CPNS aja mesti ngelampirin SKCK dari kepolisian. Lha ini kenapa terdakwa pada mejeng di kursi jabatan tertinggi di lembaga dan pemrintahannya masing-masing.

Belum kelar masalah ini, ada lagi yang lebih lucu. Di Bojonegoro ada joki napi. Duh..! mending milih joki kuda. Jelas aturannya, klo menang pun dapat hadiah. Karni sang joki napi mengaku dibayar 10 juta untuk menggantikan posisi Kasiem yang terpidana 7 bulan penjara. Tuntutan ekonomi membuat seseorang rela melakukan apa saja. Salah satu bukti, kalau hukum bisa dipermainkan dan diperjualbelikan.

Geser lagi ke tempatnya Om Gayus Tambunan *gak kelar-kelar ini kasus! ampun dah! Gw jadi rancu kasus ini bakalan ngegantung macam Century yang gak jelas juntrungannya kemana* Sebuah fakta terungkap lagi kalau Gayus plesiran ke Singapore menggunakan paspor palsu atas nama Sony Laksono.

wig murahan ya Om? :p


Banyak keganjilan disini, pertama kalau bikin paspor (berdasar pengalaman,hehehe gaya dikit ah gw :p) harus menyertakan sidik jari dan itu menggunakan sistem scan. Mungkin si Gayus waktu scan sidik jari, yang di scan sidik jari kaki. Buahahaha..dibius petugas Imigrasinya dengan aroma kaki Gayus..:) Lalu yang kedua, saat pengambilan foto, yang berkacamata harus dilepas kacamatanya, sedangkan si Gayus tetap menggunakan kacamata. Terakhir, petugas pemeriksa di Bandara kok bisa meloloskan Gayus. Pengalaman gw, pengecekan sidik jari menggunakan komputerisasi. Orang yang udah kena cekal macam Gayus ini, pasti sudah masuk database daftar orang yang dicekal untuk pergi ke luar negeri. Seharusnya kedeteksi donk.. Nah, yang terakhir... ini yang lebih menghebohkan! acara gosip selebritis mah lewaaaaattt... *lewat doank maksudnya..:p* Harga paspor Gayus 900 juta..!

Lebih konyol lagi, si Gayus ingin menjadi staff ahli di Kapolri atau Jaksa Agung atau KPK untuk memberantas korupsi di Indonesia. "Jadikan saya staf ahli Kapolri atau staf ahli Jaksa Agung, atau staf ahli Ketua KPK. Saya berjanji dalam waktu dua tahun Indonesia bersih," kata Gayus Tambunan di depan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Yakin lu Yus dua tahun? kenapa gak lu sebutin saja siapa-siapa dedengkot koruptornya??


Link terkait: